Postingan

Perkembangan Sidang Kasus Pasca Demonstrasi Amarah Masyarakat Jember.

Gambar
Jember, 17 November 2025 Sidang perkara terhadap tujuh terdakwa kasus perusakan tenda saat aksi demonstrasi kembali digelar pada hari Senin 17 November 2025. Dalam persidangan tersebut, fokus utama pembahasan adalah mengenai barang bukti. Salah satu nya berupa video yang dimiliki oleh pihak penyidik dan kejaksaan. Salah satu poin penting yang terungkap dalam sidang adalah adanya kesulitan dalam memvalidasi keterlibatan seluruh terdakwa berdasarkan bukti video yang di miliki para saksi. Dalam persidangan agendanya adalah pemeriksaaan saksi-saksi untuk bertujuan mengkroscek kebenaran keterlibatan ketujuh terdakwa. Beberapa saksi yang dihadirkan, termasuk dari Reserse dan Lantas, dan mereka memberikan keterangan yang beragam. Terdapat beberapa jawaban dari saksi yang menyatakan mereka lupa, menunjukkan bahwa bukti video tersebut belum sepenuhnya tervalidasi oleh para saksi untuk membuktikan keterlibatan semua terdakwa.Barang bukti yang dimaksud adalah rekaman video ponsel. Sementara ...

AKSI AMARAH MASYARAKAT JEMBER, JEMBER TIDAK DIAM. Penyikapan atas represifitas aparat

Gambar
  Jember, 4 September 2025 "Amarah Masyarakat Jember" Gelar Aksi Penyikapan atas Represifitas Aparat Aliansi rakyat yang menamakan diri sebagai Amarah Masyarakat Jember menggelar aksi demonstrasi pada Sabtu, 30 Agustus 2025, sebagai bentuk perlawanan terhadap berbagai tindakan represif yang dilakukan aparat keamanan terhadap massa aksi di berbagai wilayah. Aksi ini digelar sebagai respons atas kekerasan yang semakin brutal, termasuk tindakan yang menyebabkan kematian seorang demonstran yang dilindas kendaraan aparat. Aksi dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dengan longmarch dari double way Universitas Jember (Unej), dan sempat berhenti di depan Gedung DPRD Jember untuk menyampaikan orasi dan puisi perlawanan selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu, massa kembali bergerak menuju Polres Jember dengan tertib di bawah arahan koordinator lapangan / korlap aksi. Setibanya di depan Polres Jember sekitar pukul 13.30 WIB, massa yang telah dipenuhi kemarahan akibat tindakan brut...
Gambar
HASIL REPORTER KAMISAN 1. Bagaimana upaya keberlanjutan yang dilakukan oleh aksi kamisan terhadap hal-hal menyimpang yang dilakukan oleh pemerintah terutama yang terdekat pada saat ini yaitu RUU TNI : pertama jika melihat aksi kamisan ini merupakan aksi yang konsisten yang dilakukan pada hari kamis yang simbolik juga dilakukan secara hikmat untuk mengingat adanya korban dari tahun 1998. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa aksi kamisan menjadi penitipan pesan bahwa RUU TNI kembalinya dwifungsi abri yang nantinya memunculkan korban-korban tahun 1998 itu bisa kita ingatkan kembali, bisa kita sadarkan kembali bahwa RUU TNI juga akan membawa dampak yang sama pada dwifungsi abri yang nantinya menimbulkan korban-korban yang tidak menutup kemungkinan akan terjadi. Jadi memang betul kita akan melakukan kajian-kajian terutama pada anggota aksi kamisan dan tidak menutup kemungkinan juga akan berkolaborasi melakukan sinergitas dengan kelompok-kelompok mahasiswa lainnya.  2. Bagaimana komenta...
Gambar
                  Jember, 24 Maret 2025 – Ratusan mahasiswa dan elemen masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas Jember Melawan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Jember. Massa aksi turun ke jalan sebagai bentuk protes terhadap pengesahan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang disahkan pada 20 Maret 2025. Aksi yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB diwarnai dengan orasi dan spanduk yang menuntut pemerintah untuk mengembalikan transparansi serta partisipasi publik dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan. Massa aksi juga mengecam berbagai kebijakan yang dianggap merugikan demokrasi dan kebebasan sipil.           Pada aksi demonstrasi yang berlangsung di Kabupaten Jember, massa aksi menyampaikan tuntutan kepada DPRD Kabupaten Jember. Tuntutan yang diajukan pada 23 Maret 2025 adalah sebagai berikut: 1. Bahwa kami DPRD Kabupaten Jember menyatakan MENOLAK UNDAN...

“Sepak Bola, Hiburan atau Penyiksaan?”

Gambar
 Oleh :  Thoriq Fahreza Tulisan ini yang mendasari atas keresahan penulis akhir-akhir ini tentang kondisi ataupun iklim per“sepakbolaan” negeri ini.       Tan Malaka pernah menganalogikan perjuangan bangsa melalui sepak bola dalam bukunya yaitu madilog, “apabila kita menonton suatu pertandingan sepakbola, maka lebih dahulu kita mesti pisahkan si pemain, mana yang masuk klub ini, mana pula yang masuk kumpulan itu. Kalau tidak begitu, bingunglah kita . kita tidak bisa tahu siapa yang kalah, siapa yang menang. Mana yang baik permainannya, mana yang tidak”(Hal 45), sehingga munculah wejangan Tan Malaka dalam bentuk Sepak Bola adalah alat perjuangan. hal tersebut yang mendasari bahwa Tan Malaka menjadikan sepak bola sebagai media ataupun alat untuk mengkomunikasikan rasa Nasionalisme.      Dalam sejarahnya, pemerintah kolonial Belanda menunjukan superioritas atas Sepak Bola dengan menaruh papan yang bertuliskan “Vorboden voor irlandiers en...

Investasi Dianggap Merusak Lingkungan dan Menimbulkan Korban Jiwa, Masyarakat Puger Serentak Lakukan Penolakan

Gambar
Oleh : Gloria Rombongan truk yang dinaiki oleh ratusan massa aksi masyarakat Kecamatan Puger Kabupaten Jember yang mengatasnamakan komunitas Puger Melawan mendatangi Pendopo Kabupaten Jember untuk melakukan aksi demonstrasi atas dasar menyuarakan keprihatinan mereka terhadap kondisi jalan utama mereka yang rusak karena akibat dari kendaraan PT Imasco Asiatic yang letaknya pada ujung   timur Gunung Sadeng, Desa Puger Wetan. Truk yang melintasi jalan tersebut melebihi kapasitas kemampuan jalan. Komunitas Puger Melawan mengajak seluruh masyarakat yang terdampak untuk ikut turun ke jalan. Aksi Demonstrasi tersebut dilakukan di depan Pendopo Yahyawibawagraha. Jalan utama yang dipermasalahkan dalam aksi penolakan ini adalah mulai Kecamatan Rambipuji hingga Kecamatan Puger. Sebelumnya aksi penolakan warga sudah dilakukan dari jauh   - jauh hari sejak 3 Desember 2024. Aksi yang protes yang dilakukan warga beberapa waktu sebelumnya adalah dengan pemblokiran jalan utama tersebut mengg...

PERMAINAN KONSTITUSI DEMI KEPENTINGAN PRIBADI, SELURUH MAHASISWA JEMBER MENGGUGAT

Gambar
  Oleh : Gloria Puspa Wardhana                 IMPARSIAL-Tepat di bawah Baliho bertuliskan “Mari Wujudkan Pilkada Yang Jujur Dan Adil” dari Badan Pengawas Pemilu, ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi memutuskan untuk turun ke jalan, menyuarakan kekecewaan mereka terhadap perilaku Dewan Perwakilan Rakyat pada hari ini pada Bundaran DPRD Kabupaten Jember. Pada Hari Sabtu, 23 Agustus 2024 seluruh kalangan mahasiswa hadir dalam menyuarakan keresahan mereka atas kondisi konstitusi hari ini. Pada awalnya, seluruh organisasi berkumpul di bundaran double way Universitas Jember untuk berkoordinasi, pada pukul lima sore, masa aksi mulai melakukan Long March hingga berhenti di bundaran DPRD Jember.                 Mereka beranggapan bahwa dianulirnya poin soal syarat pencalonan kepala daerah dari jalur partai politik, terkait ambang ba...