Postingan

AKSI INDONESIA CEMAS JEMBER

Gambar
  AKSI INDONESIA CEMAS JEMBER  Jember, 15 Juni 2026, Aliansi Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jember menggelar aksi bertajuk Indonesia Cemas pada Senin (15/6). Aksi yang berlangsung di depan Gedung DPRD Kabupaten Jember tersebut diikuti oleh berbagai organisasi mahasiswa dari berbagai kalangan, aksi ini diadakan sebagai bentuk respons dari berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan masyarakat ditengah krisis ekonomi yang sangat berdampak pada kehidupan masyarakat. Massa aksi mulai berkumpul di kawasan Double Way Universitas Jember pada pukul 13.00 WIB sebelum melakukan long march menuju Gedung DPRD Kabupaten Jember.  Setibanya di depan gedung DPRD, massa secara bergantian menyampaikan orasi dan puisi. Tepat pada pukul 16.00 WIB, Ketua DPRD Kabupaten Jember bersama sejumlah anggota dewan dari beberapa fraksi keluar menemui massa aksi untuk melakukan dialog terbuka.   Dialog berlangsung secara kondusif dengan berbagai pertanyaan dan ...
Gambar
  Modernisasi Buruh dan Sejarah Gerakan  Sumber https://kumparan.com/suhari-ete/sejarah-pergerakan-buruh-indonesia-1wU1E9Or9E5       Kaum buruh seringkali tersingkirkan demi kepentingan modal, buruh menginjak paling bawah dalam struktur hierarkis dibawah kaum borjuis/pemilik modal. Struktur hierarkis yang menempatkan kaum buruh di dasar piramida kekuasaan bukan sekadar residu dari revolusi industri abad ke-19, melainkan sebuah bentuk reteritorialisasi modal yang semakin canggih dalam era modernisasi. Dalam perspektif sejarah, transisi dari masyarakat disiplin menuju masyarakat kontrol telah mengubah wajah eksploitasi: jika dahulu buruh dikurung dalam ruang pabrik yang kaku dengan pengawasan fisik yang nyata, kini buruh terjebak dalam jaringan algoritma dan f leksibilitas kerja yang sering kali mematikan kepastian hukum. Modernisasi ini menciptakan ilusi kemandirian melalui model gig economy atau kemitraan, padahal di balik itu, kontrol pemilik modal te...

Aksi Solidaritas Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember Atas Kasus Kekerasan Seksual

Gambar
  Aksi Solidaritas Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember Atas Kasus Kekerasan Seksual      Senin,20 April 2026 pada pukul 11.00 WIB puluhan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas  Jember melakukan aksi solidaritas di depan Gedung Dekanat Fakultas Hukum Universitas Jember. Aksi solidaritas dimulai dengan melakukan longmarch yang dimulai dari depan gedung sekretariat UKM Fakultas Jember melewati jalanan samping Fakultas Hukum Universitas Jember sampai berakhir didepan gedung dekanat Fakultas Hukum Universitas Jember.      Aksi ini dipicu karena adanya dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember dan ingin menuntut transparansi dalam penanganan pada kasus kekerasan seksual yang terjadi pada lingkungan Universitas Jember, terutama pada Fakultas Hukum Universitas Jember. Masa Aksi menuntut penuntasan kasus kekerasan seksual secara menyeluruh serta pemenuhan jaminan hak-hak korban. Selain itu Masa aksi men...

CIPTAKAN RUANG AMAN DI LINGKUNGAN KAMPUS

Gambar
CIPTAKAN RUANG AMAN DI LINGKUNGAN KAMPUS   Sumber gambar: https://ykp.or.id/datainfo/materi/366 Permasalahan kekerasan seksual di Indonesia mulai marak dilakukan. Tapi sepertinya, jika berbicara perihal perilaku seksual di lingkungan perguruan tinggi adalah pembahasan yang tidak bisa dilepaskan dari pengaruh lingkungan yang nyatanya tidak bersahabat. Banyak sebagian yang menganggap bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan seksual, adalah privasi pribadi semata. Dibalik itu, banyak kaum rentan yang menahan rasa terbungkam atas apa yang mereka alami. Rasanya, terbungkam dari segala arah dan dari segala alasan merupakan perasaan yang sangat tertindas dan menyedihkan. Lantas, dari persoalan sosial ini apa konsep dari sebuah “Ruang Aman”?. Apakah hanya sekedar sebuah jargon formalitas, atau instrumen bagi perempuan-perempuan yang tertindas. Dari banyaknya kasus yang sedang marak terjadi apakah ruang aman menjadi sebuah slogan kosong yang dimana kampus adalah sarana yang am...
Gambar
  Sidang Putusan Buntut Aksi Demo 30 Agustus Lalu          15 Desember 2025, Aliansi Amarah Masyarakat Jember (AMJ) menggelar aksi di Pengadilan Negeri Jember, mereka menuntut agar massa aksi pada bulan Agustuts lalu untuk segera dibebaskan, selama berjalannya aksi para massa aksi melakukannya dengan damai, dimulai dari berorasi sampai dengan menyayikan lagu.           Para Terdakwa, 7 orang dengan tuduhan pengerusakkan terhadap benda dijerat pasal 170 ayat (1) KUHP dan pasal 187 ke-1 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan 1 Terdakwa atas tuduhan penghasutan dijerat pasal 160 KUHP. pada sidang tersebut sudah pada tahap putusan untuk 7 orang terdakwa sudah memasuki sidang putusan sedangkan 1 terdakwa pada tahap eksepsi.      Pada putusan terhadap tuduhan pengerusakkan barang, hakim memberikan vonis berbeda beda,  dimana untuk 6 terdakwa divonis selama 3 bulan 14 hari, sedangkan 1 Terdakwa divonis oleh hakim s...
Gambar
  Lanjutan Sidang Pidana Buntut Demo 30 Agustus Lalu                 Rabu, 10 Desember 2025, Pengadlian Negeri Jember melanjutkan sidang perkara dengan kasus perusakkan terhadap benda dimana terdapat 7 terdakwa dengan dakwaan pasal  170 ayat (1) KUHP pasal 187 ke 1 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan 1 terdakwa dengan dakwaan  pasal 160 KUHP.  Pada Sidang 7 terdakwa dengan dakwaan pasal  170 ayat (1) KUHP dan  pasal 187 ke 1 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP  sudah memasuki tahap pledoi, pada tahap ini Penasihat hukum dari ke-7 terdakwa tersebut tetap pada pembelaannya sedangkan Jaksa tetap pada pledoinya. Salah satu terdakwa atas nama eri mengajukan nota pembelaan kepada Hakim. Dengan begitu Hakim akan memberikan putusannya pada sidang putusan Senin 15 Desember nanti.  Pada sidang lanjutan 1 terdakwa dengan tuntutan karena melakukan penghasutan sebagaimana diatur pada  pasal 160 KUHP , Ku...
Gambar
       Pameran Seni Rupa Dewan Kesenian Kampus, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember     Penulis: Sakha Prasetya       Kamis, 11 Desember 2025 ; Dewan Kesenian Kampus menyelenggarakan kegiatan pameran seni rupa yang mengangkat tema “Utopia dan Folks” dengan judul Pameran Muda Mudi Mudo Vol. 2 : Layers, yang dilaksanakan selama 3 Hari berturut-turut sejak tanggal 9 hingga 11 Desember 2025. Pameran ini mengadopsi nilai dari utopia yang berangkat dari ketidakidealan yang ada di lingkungan sekitar, baik itu dalam konteks hubungan keluarga, pertemanan, dan sosial. Dari Ketidakidealan tersebut teman-teman dari Dewan Kesenian Kampus mencoba membayangkan dan berharap melalui Utopia, sebuah angan-angan yang hampir tidak akan mungkin terealisasikan. Mereka mencoba membayangkan masyarakat yang ideal melalui utopia, tapi utopia dalam medan pameran tidak bisa hanya dikatakan tentang diri sendiri, karena sebisa mungkin harus merealisasikan dengan ...